Air zamzam adalah oleh-oleh yang paling ditunggu sepulang umrah. Tapi membawanya di pesawat ada aturannya. Jika tidak sesuai, zamzam bisa ditolak saat check-in.
Aturan umum di bandara Arab Saudi
- Kemasan resmi tersegel. Zamzam yang diterima maskapai adalah botol kemasan resmi berukuran 5 liter dengan segel utuh. Botol ini biasanya dibeli di konter resmi bandara.
- Tidak boleh diisi sendiri. Jeriken atau botol yang diisi sendiri umumnya ditolak.
- Tidak boleh di kabin. Aturan cairan 100 ml berlaku, sehingga zamzam tidak bisa dibawa sebagai bagasi kabin.
- Tidak boleh dimasukkan ke koper. Botol zamzam diserahkan terpisah saat check-in sebagai bagasi tersendiri.
- Umumnya satu botol per jamaah dengan visa umrah atau haji.
Bagaimana dengan Saudia?
Untuk penerbangan Saudia dari Jeddah dan Madinah, zamzam kemasan resmi disebut diperlakukan sebagai bagasi tambahan tanpa biaya. Dari bandara lain di Arab Saudi, ketentuannya bisa berbeda dan dapat dihitung dalam jatah bagasi Anda.
Jika ada transit atau tiket terpisah
- Satu tiket (bagasi langsung ke tujuan): label bagasi zamzam biasanya ikut sampai bandara akhir.
- Tiket terpisah: Anda mungkin harus mengambil dan mendaftarkan ulang zamzam di bandara transit, dan aturan maskapai kedua yang berlaku.
Tips praktis
- Beli zamzam di konter resmi bandara agar kemasannya pasti diterima.
- Datang lebih awal ke bandara, karena antrean zamzam bisa panjang saat musim ramai.
- Tuliskan nama dan nomor telepon di botol untuk memudahkan pengambilan.
- Hitung ulang total bagasi Anda agar tidak kelebihan. Lihat jatah bagasi di e-tiket.
Rencanakan juga tiket pulang Anda: rute kepulangan tersedia dari Jeddah dan Madinah ke Jakarta, Bali, Singapura, dan Kuala Lumpur.



