Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz (MED) di Madinah berjarak sekitar 15 km dari Masjid Nabawi. Perjalanan dengan mobil biasanya hanya 20–30 menit, sehingga Madinah menjadi pintu masuk yang nyaman untuk memulai perjalanan umrah.
Pilihan transportasi
1. Taksi bandara
Taksi tersedia di depan area kedatangan. Sepakati tarif sebelum naik atau pastikan argometer menyala. Untuk keluarga dengan banyak koper, minta mobil yang lebih besar.
2. Aplikasi ride-hailing
Aplikasi transportasi online cukup mudah ditemukan di Madinah dan umumnya lebih hemat dibanding taksi biasa. Siapkan kartu SIM lokal atau eSIM dengan paket data sebelum mendarat.
3. Jemputan hotel
Banyak hotel di sekitar Masjid Nabawi menawarkan jemputan bandara jika dipesan sebelumnya. Pilihan ini paling tenang setelah penerbangan panjang.
4. Kereta Haramain
Stasiun Haramain Madinah tidak berada di bandara. Kereta lebih berguna untuk perjalanan Madinah–Makkah atau Madinah–Jeddah, bukan dari bandara ke Masjid Nabawi.
Setibanya di Madinah
- Raudhah: kunjungan ke Raudhah memerlukan izin yang dipesan lewat aplikasi Nusuk. Pesan sejak jauh hari karena slotnya terbatas.
- Miqat: saat berangkat ke Makkah untuk umrah, jamaah berihram di miqat Bir Ali (Dzulhulaifah).
- Cuaca: siang hari bisa sangat panas, sedangkan malam di musim dingin cukup sejuk. Bawa jaket tipis.
Pulang dari Madinah
Jika pulang dari Bandara Madinah, datanglah lebih awal dan perhatikan aturan membawa air zamzam serta jatah bagasi Saudia.
Pesan tiket ke Madinah
Cek rute Jakarta–Madinah, Kuala Lumpur–Madinah, atau Singapura–Madinah. Kirim tanggal perjalanan Anda dan kami cek kursi miles yang tersedia.
Baca juga: Umroh Bersama Orang Tua Lansia: Tips Memilih Tiket dan Penerbangan yang Nyaman



