Warga Bali, Nusa Tenggara, dan sekitarnya kini bisa berangkat umrah (umroh) dari Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS) tanpa harus terbang ke Jakarta lebih dulu. Saudia membuka rute Jeddah–Bali sejak 31 Maret 2025.
Rute Saudia dari Bali
Saat diluncurkan, penerbangan Saudia Jeddah–Bali beroperasi tiga kali seminggu dengan pesawat Boeing 787 Dreamliner, dan singgah di Singapura. Jadwal dan frekuensi bisa berubah, jadi detail penerbangan pada tanggal Anda kami cantumkan di penawaran sebelum Anda membayar.
- Bali–Jeddah: cocok jika Anda ingin langsung umrah setibanya di Arab Saudi. Baca panduan miqat di pesawat.
- Bali–Madinah: cocok jika ingin ziarah ke Masjid Nabawi lebih dulu. Keterangan transit pada tanggal Anda kami cantumkan di penawaran.
Kelebihan berangkat dari Bali
- Hemat waktu dan biaya karena tidak perlu ke Jakarta.
- Lebih praktis untuk keluarga dan lansia karena perpindahan lebih sedikit.
- Bisa dikombinasikan. Misalnya berangkat dari Bali ke Madinah dan pulang dari Jeddah.
Tips transit di Singapura
- Pada penerbangan dengan satu tiket, Anda umumnya tidak perlu mengambil bagasi saat singgah.
- Paspor Indonesia bebas visa untuk masuk Singapura, tetapi tetap ikuti arahan petugas saat transit.
- Simpan obat, dokumen, dan pakaian ganti di tas kabin.
Dokumen
Siapkan paspor yang berlaku minimal 6 bulan, visa umrah atau visa turis Arab Saudi, serta registrasi Nusuk. Daftar lengkapnya ada di checklist dokumen umrah.
Pesan tiket dari Bali
Lihat rute Bali–Jeddah dan Bali–Madinah, lalu kirim tanggal perjalanan Anda. Kami cek kursi miles kelas Ekonomi dan Bisnis.
Baca juga: Tiket Pesawat Murah ke Jeddah dan Madinah: Panduan Lengkap 2026–2027



