“Berapa jam dari Jakarta ke Jeddah?” adalah pertanyaan yang hampir selalu muncul saat jamaah menyiapkan umrah (umroh). Lama penerbangan memengaruhi banyak hal: kapan memakai ihram, kapan shalat, dan seberapa lelah Anda saat tiba. Berikut perkiraan durasinya dan cara menyiapkan diri.
Perkiraan lama penerbangan
| Rute | Perkiraan durasi (langsung) |
|---|---|
| Jakarta – Jeddah | Sekitar 9–10 jam |
| Jakarta – Madinah | Sekitar 9–10 jam |
| Kuala Lumpur – Jeddah | Sekitar 9 jam |
| Singapura – Jeddah | Sekitar 9 jam |
| Bali – Jeddah | Lebih lama dari Jakarta. Langsung atau transit tergantung jadwal |
Penerbangan pulang ke arah timur kadang sedikit lebih singkat karena pengaruh angin. Untuk penerbangan dengan transit, tambahkan lama singgah di bandara transit, yang bisa beberapa jam.
Selisih waktu Indonesia dan Arab Saudi
Arab Saudi memakai zona waktu UTC+3 sepanjang tahun. Waktu di Indonesia lebih dulu:
- WIB (Jakarta, Sumatra): lebih cepat 4 jam. Pukul 12.00 WIB = pukul 08.00 di Makkah.
- WITA (Bali, Makassar): lebih cepat 5 jam.
- WIT (Papua): lebih cepat 6 jam.
- Malaysia dan Singapura (UTC+8): lebih cepat 5 jam.
Artinya, penerbangan sekitar 9–10 jam ke Jeddah “hanya” terasa 5–6 jam di jam tangan. Jadwal di e-tiket selalu ditulis dalam waktu lokal masing-masing bandara.
Jeddah atau Madinah: mana yang lebih praktis?
Durasi terbangnya mirip. Bedanya ada setelah mendarat. Jika mendarat di Jeddah, Anda biasanya sudah berihram sejak di pesawat dan langsung menuju Makkah. Jika mendarat di Madinah, umumnya Anda beristirahat dan berziarah dulu, lalu berihram dari miqat Bir Ali saat menuju Makkah. Perbandingan lengkapnya ada di Jeddah atau Madinah untuk umroh.
Ihram dan shalat selama penerbangan
- Ihram: untuk penerbangan ke Jeddah, miqat dilewati di udara. Awak kabin Saudia biasanya mengumumkan saat pesawat mendekati miqat. Simpan kain ihram di tas kabin. Lihat panduan miqat di pesawat Saudia.
- Shalat: penerbangan panjang hampir pasti melewati satu atau dua waktu shalat. Tanyakan tata caranya kepada pembimbing ibadah Anda sebelum berangkat.
- Doa: bacaan doa safar dan talbiyah ada di doa naik pesawat untuk jamaah umroh.
Tips agar tidak terlalu lelah
- Pilih jadwal yang sesuai. Penerbangan malam memungkinkan Anda tidur di pesawat. Penerbangan siang membuat Anda tiba sore atau malam waktu setempat.
- Minum air yang cukup dan kurangi minuman berkafein, karena udara kabin kering.
- Bergerak. Sesekali berdiri, berjalan di lorong, dan gerakkan pergelangan kaki, terutama untuk jamaah lansia.
- Pakaian nyaman dan jaket tipis, karena kabin sering dingin.
- Pertimbangkan kelas Bisnis untuk orang tua atau jamaah yang mudah lelah. Kursi yang bisa direbahkan membuat Anda lebih segar saat tiba. Lihat kelas Ekonomi vs Bisnis Saudia.
Cek jadwal dan durasi untuk tanggal Anda
Kirim rute dan tanggal lewat form cek tiket. Di penawaran, kami cantumkan jam berangkat, jam tiba, durasi, dan apakah penerbangannya langsung atau transit. Harga tiket Saudia sekali jalan mulai Rp6,5 juta dari Indonesia dan mulai Rp6,1 juta dari Kuala Lumpur, tergantung tanggal dan ketersediaan kursi.
Foto: Terminal Haji Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Oleh Yousefmadari / Wikimedia Commons, domain publik.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Berapa jam penerbangan Jakarta ke Jeddah?
Penerbangan langsung Jakarta – Jeddah umumnya sekitar 9–10 jam. Penerbangan dengan transit bisa jauh lebih lama, tergantung lama singgah. Durasi pasti tercantum di e-tiket.
Berapa jam penerbangan Jakarta ke Madinah?
Penerbangan langsung Jakarta – Madinah umumnya juga sekitar 9–10 jam, karena jaraknya mirip dengan Jakarta – Jeddah.
Berapa selisih waktu Indonesia dan Arab Saudi?
Arab Saudi memakai UTC+3 tanpa perubahan musim. Selisihnya 4 jam dengan WIB, 5 jam dengan WITA, dan 6 jam dengan WIT. Waktu Indonesia lebih dulu.
Apakah ada penerbangan langsung dari Kuala Lumpur ke Jeddah?
Ada. Penerbangan langsung Kuala Lumpur – Jeddah umumnya sekitar 9 jam. Jadwal langsung atau transit tergantung tanggal yang Anda pilih.



